Kuliah Tamu – Communication Skill

Posted by
Jumat, 16 Desember 2011 pukul setengah sepuluh pagi, Kelas A dan B dikumpulkan dalam ruangan TC 208 untuk mengikuti kuliah tamu dengan dua penyaji yang sangat menarik dan menyenangkan. Sebagai penyiar radio pembawaan dari dua orang ini sangat menyenangkan dan menarik (as others announcer does J)
Ini sedikit yang bisa saya bagikan tentang materi yang saya dapatkan hari ini 😀

Communication Skill for Public Speaking
By Dista Nugraha
Head of production / announcer
Colors Radio Surabaya
News Anchor BBS TV
Ulin Rostiti
Product Manager Colors Radio.
Commmunication is everything
Menginformasikan sesuatu
Memberitahu yang ada dalam benak pikiran
Persepsi dari penerima informasi tidak boleh salah
Mengerti apa yang akan dikomunikasikan
Dengan diri sendiri (personal) à juga perlu dilakukan looh 😮
Dengan orang lain (inta personal)
Faktor dalam Berkomunikasi
·         Komunikator : penyampain informasi
·         Komunikan : penerima informasi
·         Message / pesan yang disampaikan
·         Media dalam berkomunikasi
·         Feedback/respon : Langsung dan tidak langsung
Seni Komunikasi
Dalam berkomunikasi, harus bisa menyampaikan dengan nyaman dan tidak membosankan
Komunikasi bisa jadi sangat mempengaruhi.
Menjadikan sisi positif semakin menarik dan menjauhkan sisi negatif menjadi sebuah cela.
Public Speaking
Berkomunikasilah dengan yang baik dengan orang lain terutama pada saat di depan umum dan menjadi center of attention .
Kendala :
          Tidak memahami benar apa yang akan disampaikan.
          Memahami, tapi tidak menyampaikan.
          Pengendalian diri.
Tantowi Yahya said
Vocal : bagaimana cara kita berbicara, nada dan intonasi. Pengaruh suara terhadap pesan.
Verbal : Perhatikan diksi dalam berkomunikasi sehingga menjadi berkesan dan indah didengar .
Visualisasi : bisa jadi salah penyampaian dan orang bisa salah memahami karena kita salah mengekspresikan dan memvisualisasikan apa yang akan kita bicarakan
Eko Junor said
Bicara natural : tidak berlebihan, jadi diri sendiri dan jangan berlebih-lebihan.
Bicara wajar : tahu tempat dan tahu dengan siapa berbicara.


Berhati-hati dalam berbicara, fokus dalam hal-hal yang harus disampaikan. Pembicara jangan berbicara bahkan jangan sedikitpun menyentil hal-hal yang menyinggung. Memikirkan reaksi komunikan dengan pembicaraan.
Bagaimana bicara tanpa persiapan?
Selalu ada detik-detik untuk mempersiapkan diri, dengan berjalan dengan pemilihan kata sebagai intro sambil berpikir untuk jawabannya. Pinter-pinter memanfaatkan waktu. Coba ulur waktu dengan spontanitas sambil berpikir. Cari bahan pembicaraan yang mengaburkan fokus penanya.
Bagaimana cara menjaga mood audience agar fokus pada pembicara?
Jangan pernah tinggalkan audience kamu, libatkan pendengar dalam pembicaraan. Gunakan eye contac , jangan biarkan mereka asik dengan aktivitas sendiri. Rangkul audience. Hipnotis pendengar dengan suara, ekspresi, kata-kata.
jadi dari kuliah tamu hari ini saya dapet banyak banget wawasan loo 😀 so don’t miss it :3
thanks for reading.
keep positive 😀
ariesty rafika
16122011

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s