seperti air

Posted by
12-12-12 di kebun bibit
karena seperti air ini sa, seperti air di danau ini, dia mengalir dia mengikuti alirannya bahkan ketika harus melalui parit yang sempit dan gelap. mungkin sekarang kita lagi berada dalam parit, gelap dan sempit. kita ngga ngerti kenapa semua terasa sulit dan membingungkan tapi nantinya kita juga akan bertemu samudera, yang luas. di sana kita bisa mengerti kebahagiaan, kebebasan yang nggak kita rasain ketika aliran kita tertabrak atau terhambat dalam parit, kita ga akan tau sa kalau kita ngga mau mengikuti alirannya.
ariesty, 18 tahun
tibatiba dipeluk rosa lalu terisak-isak dianya.
aku ini memang terlalu pinter ngomong ya sa?
bales pelukannya rosa sambil natap langit biar gak tumpah hahaha 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s