in every single semester

Posted by
halo, setelah sekian lama jauh dari laptop dengan jangkauan internet, akhirnya tanganku bisa lagi ngetik di keyboard laptop buat dipos ke blog hehe.
ya, jadi hari ini adalah H-1 pengisian Formulir Rencana Studi (atau di kampus lain ada yang menyebut Kartu Rencana Studi) yang dilakukan secara serentak seantero ITS. 
Well. entah aku saja yang merasakan atau pun orang lain pernah merasakan, tapi di setiap awal dan akhir semester saya selalu merasa “kok aku bisa kuliah di sini ya?” terlebih ketika final project di akhir semester yang seringkali bikin aku ngerasa gak kuat secara mental. mungkin perasaan sejenis yang aku rasakan dikarenakan otak dan hatiku masih saja belum menerima secara keseluruhan kenyataan kalau kuliahku di sini, bukan, bukan tidak ikhlas, tapi di sini aku seperti kehilangan “passion” aku jadi lebih banyak melakukan semua ya ngikut aja, berbeda dengan aku ketika SMA yang kalau aku suka ya pasti aku cari tau dan gak mau kalah, nah sementara selama ini aku lebih selow dan gak begitu ambisius. burukkah itu? tentu saja orang memiliki pendapat yang berbeda mengenai sudut pandang mengenai perkuliahan. Ada mereka yang sudah menyusun rencana perkuliahan dengan sangat tertata, ada yang hanya mengikuti alur dan “nrimo” salah satunya ya saya. 
tapi sifat ini cukup membuat bingung ketika memasuki awal semester lima. Ya, Saya galau sekali mau ambil lab apa, mungkin di jurusan lain sebutannya bidang minat gitu ya? bagi saya pilihan ini menentukan tidak hanya untuk satu semester ke depan, namun sampai ke bidang kerja kelak. di mana saya harus memilih antara kemampuan atau kemauan. 
biasanya terdapat dua kemungkinan sebab ketika orang bingung, yang pertama : dia begitu serba mampu sehingga bingung pilih yang mana. atau, yang kedua bingung karena kemampuan di masing-masing bidang ya sedang-sedang aja atau bahkan minus. ya sayangnya saya harus mengakui kalau saya adalah bagian yang ke dua.
sempat saya berpikir bahwa mungkin saya cocok, dalam artian mampu di satu bidang minat, namun ketika nilai mata kuliah yang menunjang lab tersebut di semester-semester sebelumnya selalu tidak sesuai harapan, bahkan di bawah rata-rata teman-teman lain. sedih? jelas. hal yang saya kira saya mampu ternyata tidak diamini oleh dosen pengampu di mata kuliah penunjang lab tersebut.
sementara di pillihan lain, saya ingin memiliki kemampuan di bidang minat lain, ingin, tapi saya yakin kemampuan saya masih sangat kurang sehingga semangat saya ke sanapun juga masih setengah-setengah karena sepertinya fitrah manusia adalah mencari aman, di mana ia merasa mampu. begitulah yang terjadi pada saya.
sebetulnya ada tiga pilihan bidang minat di jurusan saya, namun biasanya orang lebih banyak bingung di antara dua pilihan, dan itu pula yang terjadi pada saya.
saya tahu bahwa nilai hanyalah representasi dosen terhadap kita namun buktinya sedikit banyak hal tersebut berpengaruh terhadap kepercayaan diri seorang mahasiswa. semoga saya dan mungkin beberapa orang yang sedang bingung dapat segera diberi pencerahan.
tulisan ini hanya curahan hati menyambut frs. maaf kalau terlihat berlebihan. namun tidak ada maksud lain selain curhat colongan, don’t be too serious, orang boleh beda pendapat kan? 😉
thanks for reading ! 🙂

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s